posting by: rommydae
1. Bila seorang wanita mengatakan dia sedang bersedih,tetapi dia tidak meneteskan airmata,itu berarti dia sedang menangis di dalam hatinya.
2. Bila dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya,lebih baik kamu beri dia waktu untuk menenangkan hatinya sebelum kamu menegur dengan ucapan maaf.
3. Wanita sulit untuk mencari sesuatu yang dia benci tentang orang yang paling dia sayang (karena itu banyak wanita yang patah hati bila hubungannya putus di tengah jalan).
4. Jika sorang wanita jatuh cinta dengan seorang lelaki,lelaki itu akan sentiasa ada di pikirannya walaupun ketika dia sedang dengan lelaki lain.
5. Bila lelaki yang dia cintai merenung tajam ke dalam matanya,dia akan cair seperti coklat!!
6. Wanita memang menyukai pujian tetapi selalu tidak tahu cara menerima pujian.
7. Jika kamu tidak suka dengan gadis yang menyukai kamu setengah mati,tolak cintanya dengan lembut,jangan kasar karena ada satu semangat dalam diri wanita yang kamu tak akan tahu bila dia telah membuat keputusan,dia akan melakukan apa saja.
8. Jika seorang gadis sedang menjauhkan diri darimu setelah kamu tolak cintanya,biarkan dia untuk seketika.Jika kamu masih ingin menganggap dia seorang kawan,cobalah tegur dia perlahan-lahan.
9. Wanita suka meluahkan apa yang mereka rasa.Musik,puisi,lukisan dan tulisan adalah cara termudah mereka meluahkan isi hati mereka.
10.Jangan sesekali beritahu kepada perempuan tentang apa yang membuat mereka langsung merasa tak berguna.
11.Bersikap terlalu serius bisa mematikan mood wanita.
12.Bila pertama kali lelaki yang dicintainya sedang diam memberikan respon positif,misalnya menghubunginya melalui telepon,si gadis akan bersikap acuh tak acuh seolah-olah tidak berminat,tetapi sebenarnya dia akan berteriak senang dan tak sampai sepuluh minit,semua teman-temannya akan tahu berita tersebut.
13.Sebuah senyuman memberi seribu arti bagi wanita.Jadi jangan senyum sembarangan kepada wanita.
14.Jika kamu menyukai sorang wanita, mulailah dengan persahabatan.Kemudian biarkan dia mengenalmu lebih dalam.
15.Jika sorang wanita memberi seribu satu alasan setiap kali kamu ajak keluar,tinggalkan dia karena dia memang tak berminat denganmu.
16.Tetapi jika dalam waktu yang sama dia menghubungimu atau menunggu panggilan darimu,teruskan usahamu untuk memikatnya.
17.Jangan sesekali menebak apa yang dirasakannya.Tanya dia sendiri!!
18.Setelah sorang gadis jatuh cinta,dia akan sering bertanya-tanya mengapa aku tak bertemu lelaki ini lebih awal.
19.Kalau kamu masih mencari-cari cara yang paling romantis untuk memikat hati sorang gadis,bacalah buku-buku cinta.
20.Bila setiap kali melihat foto bersama,yang pertama dicari oleh wanita ialah siapa yang berdiri di sebelah buah hatinya,kemudian barulah dirinya sendiri.
21.Mantan pacarnya akan selalu ada di pikirannya tetapi lelaki yang dicintainya sekarang akan berada di tempat teristimewa di hatinya!!
22.Satu ucapan ‘Hi’ saja sudah cukup menceriakan harinya.
23.Teman baiknya saja yang tahu apa yang sedang dia rasa dan lalui.
24.Wanita paling benci lelaki yang berbaik-baik dengan mereka semata-mata untuk menggaet kawan mereka yang paling cantik.
25.Cinta berarti kesetiaan, jujur dan kebahagiaan tanpa syarat.
26.Semua wanita menginginkan seorang lelaki yang dicintainya dengan sepenuh hati..
27.Senjata wanita adalah airmata!!
28.Wanita suka jika sesekali orang yang disayanginya memberi surprise buatnya (hadiah, bunga atau sekadar kata-kata romantis).Mereka akan terharu dan merasakan bahwa dirinya dicintai setulus hati.Dengan ini dia tak akan ragu-ragu terhadapmu.
29.Wanita mudah jatuh hati pada lelaki yang perhatian padanya dan baik terhadapnya.So,kalau mau memikat wanita pandai-pandailah..
30. Sebenarnya mudah mengambil hati wanita kerena apa yang dia mau hanyalah perasaan dicintai dan disayangi sepenuh jiwa.
berkresai tanpa batas, semua orang boleh berkreasi, anda bisa, dia bisa akupun bisa, disini aku berkreasi dengan rangkaian kata. Blog Anak Kupang Menulis.
Selamat Datang di Blog Jackdkil... Pastikan anda nyaman membaca artikel saya.GBU
Rabu, 29 Juni 2011
CURHAT TERLALU FIKSI Seandainya aku punya sayap, aku akan terbang ke bulan malam ini juga, disana kutuliskan semua permasalahanku. Aku akan berteriak sekencang mungkin untuk melampiaskan semua yang mengganjal hatiku, pikiran ku, dan sluruh hidupku. Namun rasanya itu terlalu fiksi, terlalu imajinasi, terlalu berkhayal. Biarlah semua ini kunikmati sendiri, biarlah aku yang merasakan derita ini. Seandainya, tetaplah seandainya dan takan pernah berubah. Aku mau hidupku bagaikan pasir di pantai yang selalu kembali tertata rapi setelah di terjang sang ombak. Aku ingin menulis tiap kata di atas pasir, dan biarkanlah kerasnya ombak menghapusnya.
Jumat, 24 Juni 2011
Boti KINGDOM - SOUTH EAST EAST NUSA
Boti is a quaint village in the southern part of South Central Timor (TTS), Province of East Nusa Tenggaera (NTT), approximately 150 km from Kupang or 50 miles from So'E.
When I was a kid, the 80s, I know people - people Boti as savages and people - people who adhere to animist beliefs.
Boti become the talk of my childhood because of the many tourists who visit there. In fact I had been a tourist guide dadakakan for Western tourists who want to go there (In that year I got my first 1 U.S. Dollar. A pride for me).
At that time people - people from the village - the neighboring village visit there because of fear of mythical stories. Some say if it is not self-reported first return would get lost there dahulu.kalau
I am so asking - wondering why people want to go there? What's going on there?
Primitive life
This tribe is as untouched by the acceleration of the changing times, perhaps because the location is very close; be Babuin valley between the mountains and mountains bele.
Life was like there is relies on the natural, very natural. Starting from food, equipment - cooking tools, spices - condiments, cooking oil, washing tools and do not even use soap factory-made but with herbs - herb itself.
I was reminded of a story when I was a grade 6 first. Because there are weekly markets in the Village Oinlasi every Tuesday, people - people Boti usually visit the market to buy the company needed them for example kerosene and other rice - others. When finished shopping and wait for the afternoon sun, they usually take shelter in a large banyan tree in Branch bele and start lunch. There are some people who are food poisoning from eating food that day their groceries they buy on the market. They were helped by people - people who happened to pass by there Oinlasi, after investigation it turns out the food they eat is not food but dab Brand Soap Wings with bottled palastik. he he he ......
The story above illustrates how they are still primitive.
The clothes they wear are also made of cotton they planted the fields are spun, made yarn and woven.
Community life
They have their own system of government. There are King or commonly called Usif and Hulubalangnya.
And Usif most famous is Nune Benu.
Nune Benu Usif renowned for his virtue, his greatness and representations represent Tribe Boti.
He is often represented in a promotional event NTT Visit Indonesia in Jakarta, even according to the story, for travel he never used motor vehicles and even aircraft. He can be reached - appeared on the Travel Exhibition at Taman Mini Indonesia Indah.
In the yard at Boti, he maintains all types of animals, from tigers, lions, eagles, various types of birds and snakes. And he gives food to them every day.
Boti days of his leadership to achieve the golden kingdom. This is marked by numerous tourists to Boti.
All activities and social life squad societal wheel controlled the King and to the decision - some decisions are taken by traditional elders meeting in lopo or custom homes community Boti - Timor.
One of the biggest decisions they make is deciding to expel kelaur Crown Prince, Laka Benu of Land Boti for violating their rules that move the trust to embrace Christianity.
So after the death of Usif Nune Benu in March 2005 that there was continued leadership Name the second son of Nune Benu Benu.
Boti is a quaint village in the southern part of South Central Timor (TTS), Province of East Nusa Tenggaera (NTT), approximately 150 km from Kupang or 50 miles from So'E.
When I was a kid, the 80s, I know people - people Boti as savages and people - people who adhere to animist beliefs.
Boti become the talk of my childhood because of the many tourists who visit there. In fact I had been a tourist guide dadakakan for Western tourists who want to go there (In that year I got my first 1 U.S. Dollar. A pride for me).
At that time people - people from the village - the neighboring village visit there because of fear of mythical stories. Some say if it is not self-reported first return would get lost there dahulu.kalau
I am so asking - wondering why people want to go there? What's going on there?
Primitive life
This tribe is as untouched by the acceleration of the changing times, perhaps because the location is very close; be Babuin valley between the mountains and mountains bele.
Life was like there is relies on the natural, very natural. Starting from food, equipment - cooking tools, spices - condiments, cooking oil, washing tools and do not even use soap factory-made but with herbs - herb itself.
I was reminded of a story when I was a grade 6 first. Because there are weekly markets in the Village Oinlasi every Tuesday, people - people Boti usually visit the market to buy the company needed them for example kerosene and other rice - others. When finished shopping and wait for the afternoon sun, they usually take shelter in a large banyan tree in Branch bele and start lunch. There are some people who are food poisoning from eating food that day their groceries they buy on the market. They were helped by people - people who happened to pass by there Oinlasi, after investigation it turns out the food they eat is not food but dab Brand Soap Wings with bottled palastik. he he he ......
The story above illustrates how they are still primitive.
The clothes they wear are also made of cotton they planted the fields are spun, made yarn and woven.
Community life
They have their own system of government. There are King or commonly called Usif and Hulubalangnya.
And Usif most famous is Nune Benu.
Nune Benu Usif renowned for his virtue, his greatness and representations represent Tribe Boti.
He is often represented in a promotional event NTT Visit Indonesia in Jakarta, even according to the story, for travel he never used motor vehicles and even aircraft. He can be reached - appeared on the Travel Exhibition at Taman Mini Indonesia Indah.
In the yard at Boti, he maintains all types of animals, from tigers, lions, eagles, various types of birds and snakes. And he gives food to them every day.
Boti days of his leadership to achieve the golden kingdom. This is marked by numerous tourists to Boti.
All activities and social life squad societal wheel controlled the King and to the decision - some decisions are taken by traditional elders meeting in lopo or custom homes community Boti - Timor.
One of the biggest decisions they make is deciding to expel kelaur Crown Prince, Laka Benu of Land Boti for violating their rules that move the trust to embrace Christianity.
So after the death of Usif Nune Benu in March 2005 that there was continued leadership Name the second son of Nune Benu Benu.
KERAJAAN BOTI - NUSA TENGGARA TIMUR
KERAJAAN BOTI - NUSA TENGGARA TIMUR
Boti adalah sebuah desa kuno di bagian selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Propinsi Nusa Tenggaera Timur ( NTT ), kurang lebih 150 km dari Kupang atau 50 km dari So'E.
Waktu masih kecil dulu, tahun 80an, saya mengenal orang - orang Boti sebagai orang primitif dan orang - orang yang menganut kepercayaan animisme.
Boti jadi bahan pembicaraan di masa kecil saya karena banyaknya turis yang berkunjung kesana. Bahkan saya pernah menjadi tourist guide dadakakan bagi turis bule yang mau kesana ( Di tahun itu saya mendapatkan 1 US Dolar pertama saya. Suatu kebanggaan bagi saya ).
Di jaman itu orang - orang dari desa - desa tetangga takut berkunjung kesana karena cerita mistisnya. Ada yang mengatakan apabila tidak melaporkan diri terlebih dahulu.kalau kesana pasti pulangnya tersesat
Saya jadi bertanya - tanya mengapa orang mau kesana? Ada apa disana?
KEHIDUPAN PRIMITIF
Suku ini seolah tidak tersentuh oleh percepatan perubahan zaman, mungkin karena lokasinya yang sangat tertutup; berada dilembah diantara pegunungan Babuin dan Pegunungan Bele.
Kehidupan disana sangat bergantung pada alam, sangat natural. Mulai dari bahan makanan, alat - alat memasak, bumbu - bumbu, minyak goreng, alat mencuci dan bahkan tidak menggunakan sabun buatan pabrik tapi dengan ramuan - ramuan sendiri.
Saya jadi teringat suatu cerita ketika saya masih SD kelas 6 dulu. Karena ada pasar mingguan di Desa Oinlasi setiap hari Selasa, orang - orang Boti biasanya mengunjungi pasar ini untuk membeli kebutuahan mereka misalkan minyak tanah beras dan lain - lain. Ketika selesai belanja dan menunggu matahari sore, mereka biasanya berteduh di sebuah pohon beringin besar di Cabang Bele dan mulai makan siang. Ada beberapa orang yang keracunan makanan karena makan makanan belanjaan mereka hari itu yang mereka beli dipasar. Mereka ditolong oleh orang - orang Oinlasi yang kebetulan lewat disana, setelah diselidiki ternyata makanan yang mereka makan bukan makanan tapi Sabun Colek Merek Wings dengan kemasan botol palastik. he he he......
Cerita diatas menggambarkan betapa masih primitifnya mereka.
Pakaian yang mereka kenakan juga terbuat dari kapas yang mereka tanam diladang yang dipintal, dijadikan benang dan ditenun.
KEHIDUPAN BERMASYARAKAT
Mereka memiliki sistim pemerintahan sendiri. Ada Raja atau yang biasa disebut Usif dan Hulubalangnya.
Dan Usif yang paling terkenal adalah Nune Benu.
Usif Nune Benu terkenal karena kebajikannya, kehebatannya dan representasi mewakili Suku Boti.
Beliau sering mewakili NTT di ajang promosi Visit Indonesia di Jakarta, bahkan menurut cerita, selama bepergian beliau tidak pernah menggunakan kendaraan bermotor bahkan pesawat terbang. Beliau bisa tiba - tiba muncul di Pameran Wisata di Taman Mini Indonesia Indah.
Di pekarangan rumahnya di Boti, beliau memelihara segala jenis binatang, dari harimau, singa, rajawali, berbagai jenis unggas dan ular. Dan beliau memberikan makan kepada mereka setiap hari.
Dimasa kepemimpinan beliau Kerajaan Boti mencapai masa keemasannya. Ini ditandai dengan banyaknya kunjungan turis ke Boti.
Dikehidupan bermasyarakat semua kegiatan dan roda bermasyarakat dikendalikan Raja dan untuk keputusan - keputusan tertentu diambil berdasarkan rapat tetua adat di lopo atau rumah adat masyarakat Boti - Timor.
Salah satu keputusan terbesar yang mereka buat adalah memutuskan untuk mengusir kelaur Putera Mahkota, Laka Benu dari Tanah Boti karena melanggar aturan mereka yakni berpindah kepercayaan dengan memeluk Agama Kristen.
Sehingga paska wafatnya Usif Nune Benu pada Maret 2005 yang melanjutkan kepemimpinan disana adalah Nama Benu anak kedua dari Nune Benu.
Boti adalah sebuah desa kuno di bagian selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Propinsi Nusa Tenggaera Timur ( NTT ), kurang lebih 150 km dari Kupang atau 50 km dari So'E.
Waktu masih kecil dulu, tahun 80an, saya mengenal orang - orang Boti sebagai orang primitif dan orang - orang yang menganut kepercayaan animisme.
Boti jadi bahan pembicaraan di masa kecil saya karena banyaknya turis yang berkunjung kesana. Bahkan saya pernah menjadi tourist guide dadakakan bagi turis bule yang mau kesana ( Di tahun itu saya mendapatkan 1 US Dolar pertama saya. Suatu kebanggaan bagi saya ).
Di jaman itu orang - orang dari desa - desa tetangga takut berkunjung kesana karena cerita mistisnya. Ada yang mengatakan apabila tidak melaporkan diri terlebih dahulu.kalau kesana pasti pulangnya tersesat
Saya jadi bertanya - tanya mengapa orang mau kesana? Ada apa disana?
KEHIDUPAN PRIMITIF
Suku ini seolah tidak tersentuh oleh percepatan perubahan zaman, mungkin karena lokasinya yang sangat tertutup; berada dilembah diantara pegunungan Babuin dan Pegunungan Bele.
Kehidupan disana sangat bergantung pada alam, sangat natural. Mulai dari bahan makanan, alat - alat memasak, bumbu - bumbu, minyak goreng, alat mencuci dan bahkan tidak menggunakan sabun buatan pabrik tapi dengan ramuan - ramuan sendiri.
Saya jadi teringat suatu cerita ketika saya masih SD kelas 6 dulu. Karena ada pasar mingguan di Desa Oinlasi setiap hari Selasa, orang - orang Boti biasanya mengunjungi pasar ini untuk membeli kebutuahan mereka misalkan minyak tanah beras dan lain - lain. Ketika selesai belanja dan menunggu matahari sore, mereka biasanya berteduh di sebuah pohon beringin besar di Cabang Bele dan mulai makan siang. Ada beberapa orang yang keracunan makanan karena makan makanan belanjaan mereka hari itu yang mereka beli dipasar. Mereka ditolong oleh orang - orang Oinlasi yang kebetulan lewat disana, setelah diselidiki ternyata makanan yang mereka makan bukan makanan tapi Sabun Colek Merek Wings dengan kemasan botol palastik. he he he......
Cerita diatas menggambarkan betapa masih primitifnya mereka.
Pakaian yang mereka kenakan juga terbuat dari kapas yang mereka tanam diladang yang dipintal, dijadikan benang dan ditenun.
KEHIDUPAN BERMASYARAKAT
Mereka memiliki sistim pemerintahan sendiri. Ada Raja atau yang biasa disebut Usif dan Hulubalangnya.
Dan Usif yang paling terkenal adalah Nune Benu.
Usif Nune Benu terkenal karena kebajikannya, kehebatannya dan representasi mewakili Suku Boti.
Beliau sering mewakili NTT di ajang promosi Visit Indonesia di Jakarta, bahkan menurut cerita, selama bepergian beliau tidak pernah menggunakan kendaraan bermotor bahkan pesawat terbang. Beliau bisa tiba - tiba muncul di Pameran Wisata di Taman Mini Indonesia Indah.
Di pekarangan rumahnya di Boti, beliau memelihara segala jenis binatang, dari harimau, singa, rajawali, berbagai jenis unggas dan ular. Dan beliau memberikan makan kepada mereka setiap hari.
Dimasa kepemimpinan beliau Kerajaan Boti mencapai masa keemasannya. Ini ditandai dengan banyaknya kunjungan turis ke Boti.
Dikehidupan bermasyarakat semua kegiatan dan roda bermasyarakat dikendalikan Raja dan untuk keputusan - keputusan tertentu diambil berdasarkan rapat tetua adat di lopo atau rumah adat masyarakat Boti - Timor.
Salah satu keputusan terbesar yang mereka buat adalah memutuskan untuk mengusir kelaur Putera Mahkota, Laka Benu dari Tanah Boti karena melanggar aturan mereka yakni berpindah kepercayaan dengan memeluk Agama Kristen.
Sehingga paska wafatnya Usif Nune Benu pada Maret 2005 yang melanjutkan kepemimpinan disana adalah Nama Benu anak kedua dari Nune Benu.
Selasa, 14 Juni 2011
KIsah Wortel Telur dan Kopi
Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.
Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.
Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api.
Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.
Lalu ia bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?”"Wortel, telur, dan kopi” jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.
Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, “Apa arti semua ini, Ayah?”
Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi ‘kesulitan’ yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.
Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.
“Kamu termasuk yang mana?,” tanya ayahnya. “Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?” Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.”
“Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?.”
“Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.”
“Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.”
“Ada raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yang mampu menahan raksasa itu kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri”
Cerita Pendek: Cinta Sejati
Oleh cK repost by Jack
Disclaimer: Postingan panjang. Harap bersiap-siap meluangkan waktu untuk cerita pendek ini…
Cerita ini merupakan kisah nyata seorang tante yang saya temui di Bali, tetapi detail yang saya sebutkan mungkin tidak sesuai dengan kisah aslinya. Saya menuliskan apa yang saya tangkap dari yang diceritakan tante. Sebut saja Ami (bukan nama sebenarnya). Tante Ami bercerita mengenai pengalaman hidupnya ketika masa kuliah.
Sekitar dua puluh tahun yang lalu, Ami sedang menjalankan semester terakhir dan berusaha menyelesaikan skripsi. Disaat itu pula, 2 minggu yang akan datang, Ami akan dipersunting oleh seorang pria yang bernama Iman (bukan nama sebenarnya).
Ami dan Iman telah berpacaran selama 7 tahun. Iman merupakan teman SD Ami. Mereka telah kenal selama 14 tahun. Masa 7 tahun adalah masa pertemanan, dan kemudian dilanjutkan ke masa pacaran. Mereka bahkan telah bertunangan dan 2 minggu ke depan, Ami dan Iman akan melangsungkan ijab kabul.
Entah mimpi apa semalam, tiba-tiba Ami dikejutkan oleh suatu berita.
Adiknya Iman: Mbak Ami, Mbak Ami. Mas Iman…Mas Iman….kena musibah!
Ami: Innalillahi wa inna illahi roji’un…
Saat itu Ami tidak mengetahui musibah apa yang menimpa Iman. Kemudian sang adik melanjutkan beritanya…
Adiknya Iman: Mas Iman…kecelakaan…dan..meninggal…
Ami: Innalillahi wa inna illahi roji’un…
…dan Ami kemudian pingsan…
Setelah bangun, Ami dihadapkan oleh mayat tunangannya. Ami yang shock berat tak bisa berkata apa-apa. Bahkan tidak ada air mata yang mengalir.
Ketika memandikan jenazahnya, Amit terdiam. Ami memeluk tubuh Iman yang sudah dingin dengan begitu erat dan tak mau melepaskannya hingga akhirnya orang tua Iman mencoba meminta Ami agar tabah menghadapi semua ini.
Setelah dikuburkan, Ami tetap terdiam. Ia berdoa khusyuk di depan kuburan Iman.
Sampai seminggu ke depan, Ami tak punya nafsu makan. Ia hanya makan sedikit. Ia pun tak banyak bicara. Menangis pun tidak. Skripsinya terlantar begitu saja. Orangtua Ami pun semakin cemas melihat sikap anaknya tersebut.
Akhirnya bapaknya Ami memarahi Ami. Sang bapak sengaja menekan anak tersebut supaya ia mengeluarkan air mata. Tentu berat bagi Ami kehilangan orang yang dicintainya, tapi tidak mengeluarkan air mata sama sekali. Rasanya beban Ami belum dikeluarkan.
Setelah dimarahi oleh bapaknya, barulah Ami menangis. Tumpahlah semua kesedihan hatinya. Setidaknya, satu beban telah berkurang.
…tiga bulan kemudian…
Skripsi Ami belum juga kelar. Orangtuanya pun tidak mengharap banyak karena sangat mengerti keadaan Ami. Sepeninggal Iman, Ami masih terus meratapi dan merasa Iman hanya pergi jauh. Nanti juga kembali, pikirnya.
Di dalam wajah sendunya, tiba-tiba ada seorang pria yang tertarik melihat Ami. Satria namanya (bukan nama sebenarnya). Ia tertarik dengan paras Ami yang manis dan pendiam. Satria pun mencoba mencaritahu tentang Ami dan ia mendengar kisah Ami lengkap dari teman-temannya.
Setelah mendapatkan berbagai informasi tentang Ami, ia coba mendekati Ami. Ami yang hatinya sudah beku, tidak peduli akan kehadiran Satria. Beberapa kali ajakan Satria tidak direspon olehnya.
Satria pun pantang menyerah, sampai akhirnya Ami sedikit luluh. Ami pun mengajak Satria ke kuburan Iman. Disana Ami meminta Satria minta ijin kepada Iman untuk berhubungan dengan Ami. Satria yang begitu menyayangi Ami menuruti keinginan perempuan itu. Ia pun berdoa serta minta ijin kepada kuburan Iman.
Masa pacaran Ami dan Satria begitu unik. Setiap ingin pergi berdua, mereka selalu mampir ke kuburan Iman untuk minta ijin dan memberitahu bahwa hari ini mereka akan pergi kemana. Hal itu terus terjadi berulang-ulang. Tampaknya sampai kapanpun posisi Iman di hati Ami tidak ada yang menggeser. Tetapi Satria pun sangat mengerti hal itu dan tetap rela bersanding disisi Ami, walaupun sebagai orang kedua dihati Ami.
Setahun sudah masa pacaran mereka. Skripsi Ami sudah selesai enam bulan yang lalu dan ia lulus dengan nilai baik. Satria pun memutuskan untuk melamar Ami.
Sebelum melamar Ami, Satria mengunjungi kuburan Iman sendirian. Ini sudah menjadi ritual bagi dirinya. Disana ia mengobrol dengan batu nisan tersebut, membacakan yasin, sekaligus minta ijin untuk melamar Ami. Setelah itu Satria pulang, dan malamnya ia melamar Ami.
Ami tentu saja senang. Tapi tetap saja, di hati Ami masih terkenang sosok Iman. Ami menceritakan bagaimana perasaannya ke Satria dan bagaimana posisi Iman dihatinya. Satria menerima semua itu dengan lapang dada. Baginya, Ami adalah prioritas utamanya. Apapun keinginan Ami, ia akan menuruti semua itu, asalkan Ami bahagia.
Ami pun akhirnya menerima lamaran Satria.
…beberapa bulan setelah menikah…
Di rumah yang damai, terpampang foto perkawinan Ami dan Satria. Tak jauh dari foto tersebut, ada foto perkawinan Ami ukuran 4R. Foto perkawinan biasa, namun ada yang janggal. Di foto tersebut terpampang wajah Ami dan Iman.
Ya, Ami yang masih terus mencintai Iman mengganti foto pasangan disebelahnya dengan wajah Iman. Foto itupun terletak tak jauh dari foto perkawinan Satria dan Ami. Sekilas terlihat foto tersebut hasil rekayasa yang dibuat oleh Ami. Namun Satria mengijinkan Ami meletakkan foto tersebut tak jauh dari foto perkawinan mereka.
Bagaimanapun Ami tetap akan mencintai Iman sekaligus mencintai Satria, suami tercintanya. Dan Satria merupakan pria yang memiliki hati sejati. Baginya, cinta sejatinya adalah Ami. Apapun yang Ami lakukan, ia berusaha menerima semua keadaan itu. Baginya tak ada yang perlu dicemburui dari batu nisan. Ia tetap menjalankan rumah tangganya dengan sakinah, mawaddah dan warramah, hingga saat ini…
Mendengar cerita diatas, terus terang saya merasa sedih, terharu, sekaligus miris. Saya kagum dengan sosok Satria yang ternyata benar-benar mencintai Tante Ami. Saya juga mengerti kepedihan Tante Ami ketika ditinggalkan tunangannya. Tentu rasanya sulit ditinggalkan oleh orang yang sudah membekas dihati.
Akankah ada pria-pria seperti Satria? Saya harap semoga banyak pria yang akan tetap setia kepada seorang wanita, menerima mereka apa adanya.
[Updated]
Menanggapi beberapa komen via YM, saya hanya memberi keterangan bahwa tante Ami telah mempunyai 2 anak dari Om Satria. Mereka mengetahui kisah ini dan sempat menyalahkan tante Ami. Namun tante Ami menegaskan bahwa dirinya sudah tidak ada perasaan lagi dengan mas Iman. Tapi hati orang siapa yang tahu? ;)
By the way, jadi teringat ucapan Mama-nya Fanny (teman ketika liburan di Bali):
Masa lalu adalah masa lalu (past), masa depan adalah masa depan (future). Tetapi masa kini adalah hadiah. Oleh karena itu disebut present. We live for today…so don’t look back.
Oleh cK repost by Jack
Disclaimer: Postingan panjang. Harap bersiap-siap meluangkan waktu untuk cerita pendek ini…
Cerita ini merupakan kisah nyata seorang tante yang saya temui di Bali, tetapi detail yang saya sebutkan mungkin tidak sesuai dengan kisah aslinya. Saya menuliskan apa yang saya tangkap dari yang diceritakan tante. Sebut saja Ami (bukan nama sebenarnya). Tante Ami bercerita mengenai pengalaman hidupnya ketika masa kuliah.
Sekitar dua puluh tahun yang lalu, Ami sedang menjalankan semester terakhir dan berusaha menyelesaikan skripsi. Disaat itu pula, 2 minggu yang akan datang, Ami akan dipersunting oleh seorang pria yang bernama Iman (bukan nama sebenarnya).
Ami dan Iman telah berpacaran selama 7 tahun. Iman merupakan teman SD Ami. Mereka telah kenal selama 14 tahun. Masa 7 tahun adalah masa pertemanan, dan kemudian dilanjutkan ke masa pacaran. Mereka bahkan telah bertunangan dan 2 minggu ke depan, Ami dan Iman akan melangsungkan ijab kabul.
Entah mimpi apa semalam, tiba-tiba Ami dikejutkan oleh suatu berita.
Adiknya Iman: Mbak Ami, Mbak Ami. Mas Iman…Mas Iman….kena musibah!
Ami: Innalillahi wa inna illahi roji’un…
Saat itu Ami tidak mengetahui musibah apa yang menimpa Iman. Kemudian sang adik melanjutkan beritanya…
Adiknya Iman: Mas Iman…kecelakaan…dan..meninggal…
Ami: Innalillahi wa inna illahi roji’un…
…dan Ami kemudian pingsan…
Setelah bangun, Ami dihadapkan oleh mayat tunangannya. Ami yang shock berat tak bisa berkata apa-apa. Bahkan tidak ada air mata yang mengalir.
Ketika memandikan jenazahnya, Amit terdiam. Ami memeluk tubuh Iman yang sudah dingin dengan begitu erat dan tak mau melepaskannya hingga akhirnya orang tua Iman mencoba meminta Ami agar tabah menghadapi semua ini.
Setelah dikuburkan, Ami tetap terdiam. Ia berdoa khusyuk di depan kuburan Iman.
Sampai seminggu ke depan, Ami tak punya nafsu makan. Ia hanya makan sedikit. Ia pun tak banyak bicara. Menangis pun tidak. Skripsinya terlantar begitu saja. Orangtua Ami pun semakin cemas melihat sikap anaknya tersebut.
Akhirnya bapaknya Ami memarahi Ami. Sang bapak sengaja menekan anak tersebut supaya ia mengeluarkan air mata. Tentu berat bagi Ami kehilangan orang yang dicintainya, tapi tidak mengeluarkan air mata sama sekali. Rasanya beban Ami belum dikeluarkan.
Setelah dimarahi oleh bapaknya, barulah Ami menangis. Tumpahlah semua kesedihan hatinya. Setidaknya, satu beban telah berkurang.
…tiga bulan kemudian…
Skripsi Ami belum juga kelar. Orangtuanya pun tidak mengharap banyak karena sangat mengerti keadaan Ami. Sepeninggal Iman, Ami masih terus meratapi dan merasa Iman hanya pergi jauh. Nanti juga kembali, pikirnya.
Di dalam wajah sendunya, tiba-tiba ada seorang pria yang tertarik melihat Ami. Satria namanya (bukan nama sebenarnya). Ia tertarik dengan paras Ami yang manis dan pendiam. Satria pun mencoba mencaritahu tentang Ami dan ia mendengar kisah Ami lengkap dari teman-temannya.
Setelah mendapatkan berbagai informasi tentang Ami, ia coba mendekati Ami. Ami yang hatinya sudah beku, tidak peduli akan kehadiran Satria. Beberapa kali ajakan Satria tidak direspon olehnya.
Satria pun pantang menyerah, sampai akhirnya Ami sedikit luluh. Ami pun mengajak Satria ke kuburan Iman. Disana Ami meminta Satria minta ijin kepada Iman untuk berhubungan dengan Ami. Satria yang begitu menyayangi Ami menuruti keinginan perempuan itu. Ia pun berdoa serta minta ijin kepada kuburan Iman.
Masa pacaran Ami dan Satria begitu unik. Setiap ingin pergi berdua, mereka selalu mampir ke kuburan Iman untuk minta ijin dan memberitahu bahwa hari ini mereka akan pergi kemana. Hal itu terus terjadi berulang-ulang. Tampaknya sampai kapanpun posisi Iman di hati Ami tidak ada yang menggeser. Tetapi Satria pun sangat mengerti hal itu dan tetap rela bersanding disisi Ami, walaupun sebagai orang kedua dihati Ami.
Setahun sudah masa pacaran mereka. Skripsi Ami sudah selesai enam bulan yang lalu dan ia lulus dengan nilai baik. Satria pun memutuskan untuk melamar Ami.
Sebelum melamar Ami, Satria mengunjungi kuburan Iman sendirian. Ini sudah menjadi ritual bagi dirinya. Disana ia mengobrol dengan batu nisan tersebut, membacakan yasin, sekaligus minta ijin untuk melamar Ami. Setelah itu Satria pulang, dan malamnya ia melamar Ami.
Ami tentu saja senang. Tapi tetap saja, di hati Ami masih terkenang sosok Iman. Ami menceritakan bagaimana perasaannya ke Satria dan bagaimana posisi Iman dihatinya. Satria menerima semua itu dengan lapang dada. Baginya, Ami adalah prioritas utamanya. Apapun keinginan Ami, ia akan menuruti semua itu, asalkan Ami bahagia.
Ami pun akhirnya menerima lamaran Satria.
…beberapa bulan setelah menikah…
Di rumah yang damai, terpampang foto perkawinan Ami dan Satria. Tak jauh dari foto tersebut, ada foto perkawinan Ami ukuran 4R. Foto perkawinan biasa, namun ada yang janggal. Di foto tersebut terpampang wajah Ami dan Iman.
Ya, Ami yang masih terus mencintai Iman mengganti foto pasangan disebelahnya dengan wajah Iman. Foto itupun terletak tak jauh dari foto perkawinan Satria dan Ami. Sekilas terlihat foto tersebut hasil rekayasa yang dibuat oleh Ami. Namun Satria mengijinkan Ami meletakkan foto tersebut tak jauh dari foto perkawinan mereka.
Bagaimanapun Ami tetap akan mencintai Iman sekaligus mencintai Satria, suami tercintanya. Dan Satria merupakan pria yang memiliki hati sejati. Baginya, cinta sejatinya adalah Ami. Apapun yang Ami lakukan, ia berusaha menerima semua keadaan itu. Baginya tak ada yang perlu dicemburui dari batu nisan. Ia tetap menjalankan rumah tangganya dengan sakinah, mawaddah dan warramah, hingga saat ini…
Mendengar cerita diatas, terus terang saya merasa sedih, terharu, sekaligus miris. Saya kagum dengan sosok Satria yang ternyata benar-benar mencintai Tante Ami. Saya juga mengerti kepedihan Tante Ami ketika ditinggalkan tunangannya. Tentu rasanya sulit ditinggalkan oleh orang yang sudah membekas dihati.
Akankah ada pria-pria seperti Satria? Saya harap semoga banyak pria yang akan tetap setia kepada seorang wanita, menerima mereka apa adanya.
[Updated]
Menanggapi beberapa komen via YM, saya hanya memberi keterangan bahwa tante Ami telah mempunyai 2 anak dari Om Satria. Mereka mengetahui kisah ini dan sempat menyalahkan tante Ami. Namun tante Ami menegaskan bahwa dirinya sudah tidak ada perasaan lagi dengan mas Iman. Tapi hati orang siapa yang tahu? ;)
By the way, jadi teringat ucapan Mama-nya Fanny (teman ketika liburan di Bali):
Masa lalu adalah masa lalu (past), masa depan adalah masa depan (future). Tetapi masa kini adalah hadiah. Oleh karena itu disebut present. We live for today…so don’t look back.
sejarah gitar
sejarah gitar
Gitar adalah suatu alat musik tradisional Spanyol sehingga dipercaya bahwa alat musik petik ini berasal dari spanyol. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa sejarah gitar dimulai jauh sebelum Masehi yaitu pada jaman Babilonia. Pada awalnya alat musik ini bentuknya kecil dan memiliki empat dawai yang masing – masing berpasangan.
Selama jaman Renaissance, alat musik gitar tidak populer dan tidak diminati masyarakat. Namun setelah Alonso Mudarra mulai memperkenalkan alat musik ini melalui karya-karyanya maka dengan segera orang-orang mulai tertarik untuk mendengarkan dan memainkan gitar. Dan pada saat itu gitar mulai populer dikalangan masyarakat.
Pada abad 17 atau periode Baroque dawai (string) gitar ditambahkan menjadi lima yang masing-masing berpasangan, ini memungkinkan para pemain memainkan musik yang lebih kompleks dan luas.
| Pada akhir abad 17 dua perubahan penting dibuat pada alat musik ini yaitu: 1. Sebelumnya tiap-tiap dawai berpasangan (ganda) maka sekarang digantikan oleh senar tunggal. 2. Sebelumnya memiliki lima senar maka sekarang ditambahkan menjadi 6 senar tunggal yang dipakai hingga hari ini. |
Selain itu ada juga Nicolo Paganini yang selain pemain biola terkenal juga pemain gitar yang karya-karyanya masih sering didengar sampai sekarang.
Pada akhir abad 19 instrumen gitar mengalami penurunan dan banyak orang tidak mengenal alat musik ini, tapi kemudian di populerkan kembali oleh Francisco Tarrega yang adalah komposer besar gitar klasik. Banyak karya-karya musiknya menjadi sangat terkenal antara lain: Recuerdos de la Alhambra, Estudio Brillante, Capricho Arabe dan masih banyak lagi.
Ia juga banyak menulis dan menyusun suatu metode/sistem untuk pengajaran gitar dan metode pengajarannya ini menjadi standar pengajaran pada pelajaran gitar klasik sampai sekarang. Ia juga banyak mengajar dan tidak sedikit dari muridnya yang menjadi komposer besar seperti dirinya diantaranya adalah Miguel Liobet.
Di samping komposer-komposer gitar ada juga seorang desainer gitar yang berjasa dalam perkembangan alat musik ini yaitu Luthier Antonio Torres. Ia mencoba menambah ukuran gitar dan mencoba meningkatkan bunyi gitar agar lebih keras dan selaras.
Ia banyak menyempurnakan bentuk gitar, dia membuat leher gitar lebih lebar dan lebih tipis dari pada bentuk gitar sebelumnya. Ia juga membuat standar dawai gitar dengan ukuran panjang 65 cm yang sampai sekarang masih di pakai. Dari hasil eksperimennya ini maka gitar yang dibuatnya ini merupakan standar gitar modern yang dipakai sampai sekarang. Selain Torres, sebelumnya juga ada seorang yang bernama stradivarius yang selain terkenal membuat biola juga mahir membuat gitar.
Pada tahun 1946 dawai/senar gitar yang sebelumnya terbuat dari Gut (tali yang terbuat dari usus binatang) digantikan dengan dawai yang terbuat dari nylon (string nylon). Dengan memakai string nylon maka suara yang dihasilkan lebih besar dan lebih bagus.
Alat musik gitar terus berkembang sampai sekarang dan sudah menjadi instrumen dunia. Jumlah para pemain, pengajar, komposer, dan pembuat gitar saat ini sangat banyak, sekolah-sekolah dan tempat kursus gitar juga mudah ditemui disetiap tempat bahkan sekarang juga terdapat majalah-majalah yang khusus membahas tentang gitar. Karena perkembangan ilmu dan teknologi begitu pesat, instrumen gitar juga terkena imbasnya dan sekarang kita telah mengenal yang namanya Gitar Listrik (Electric Guitar).
Sejarah Gitar Listrik
Sejarah gitar listrik bermula pada tahun 1930, ketika seorang yang bernama George Beauchamp mulai mencari cara untuk menambah volume gitar. Diketahui jika suatu kawat di beri gaya medan magnet maka dapat menciptakan arus listrik. Atas dasar pemikiran ini Ia meneliti dan mengadakan suatu percobaan dengan jarum Gramopon (pada dasarnya teknologi ini bisa didapati pada motor-motor listrik, generator, jarum gramopon, radio dan mic). Ia percaya bahwa jika dawai gitar digetarkan dekat medan magnet akan bisa diubah menjadi arus-arus listrik dan kemudian dikonversi kembali menjadi gelombang suara melalui speaker.
Setelah percobaan berbulan-bulan dan bekerja sama dengan Paul Barth maka terciptalah pickup pertama yang sederhana terdiri dari 6 kutub dan tiap-tiap kutub untuk masing-masing dawai. Pickup berisi kumparan yang digulung rapi. Menurut ceritanya, Ia mengambil kumparan itu dari mesin cuci dan melilitnya kembali dengan motor mesin jahit. Penemuannya ini sangat dihargai dan mendapatkan hak paten.
Dengan penemuannya ini maka langkah selanjutnya Ia mencari orang yang mau bekerja sama dan membantunya dalam soal dana. Ia menghubungi Adolph Rickenbacher temannya dulu di National String Instrument Company tempatnya bekerja. Mereka bekerja sama dan membentuk sebuah perusahaan dengan nama Instrumens Rickenbachers. Akhirnya Mereka mulai memproduksi gitar listrik pertama yang disebut “The Frying Pan” (mungkin karena badan gitarnya terbuat dari panci). Ini yang membuat perusahaan mereka tertulis dalam sejarah sebagai pabrik yang pertama membuat dan memproduksi gitar listrik.
Selanjutnya seseorang yang bernama Lloyd Loar memperkenalkan gitar listrik yang modelnya berbentuk gitar Spanyol. Ia dianggap yang pertama kali membuat dan memasarkan gitar model ini. Ia telah banyak melakukan percobaan-percobaan ini mulai awal 1920 dan pada tahun 1933 mendirikan perusahaan dengan nama Vivi-Tone yang merupakan anak perusahaan dari Gibson Company.
Perusahaan ini memproduksi gitar listrik dengan bentuk gitar spanyol tapi dalam satu tahun perusahaan ini tidak berhasil. Dari kegagalan ini, akhirnya mengilhami Gibson Company untuk mencoba melanjutkan menciptakan gitar listrik. Dari usaha-usaha yang dilakukan maka terciptalah gitar listrik ES-150 yang nantinya menjadi perintis gitar-gitar listrik selanjutnya.
Sejarah gitar listrik berlanjut pada tahun 1933 pada saat Alvino Rey yang juga bekerja pada Gibson Company mengembangkan Pickup gitar listrik yang lebih baik selain kualitas suara bentuknya juga diubah.
Di balik Kesuksesan ES-150 masih didapati banyak kekurangan, karena badan gitar yang berongga maka getaran dari badan gitar juga ditangkap pickup sehingga ikut terdengar pada amplifier. Selain itu sering terjadi feedback dan suara-suara yang tak diinginkan. Karena itu seorang gitaris jazz terkenal Les Paul memperkenalkan solusi baru untuk membuat badan gitar padat dan tak berongga.
Pada akhirnya Ia sukses membuat gitar badan padat dan menghasilkan suara yang bagus tanpa feedback atau suara-suara yang tidak dikehendaki. Selain itu Ia menambahkan pickup pada badan gitarnya menjadi dua. Pada tahun 1946 Ia membawa gitarnya ini ke Gibson tetapi ditolak dengan alasan konsumen kurang tertarik dengan gitar badan padat. Ia merasa kecewa karena usaha yang ia rintis akhirnya gagal.
Tidak lama kemudian seorang yang bernama Leo Fender percaya bahwa gitar yang dibuat oleh Les paul dengan gitar badan padatnya akan banyak diminati oleh para konsumen. Akhirnya pada tahun 1943 ia membuat gitar badan padat yang terbuat dari kayu pohon Ek dan menyewakannya kepada para musisi agar mendapat banyak dukungan. Akhirnya pada tahun 1949 Leo Fender mendapatkan kesuksesannya dengan model gitar badan padatnya dan mendapatkan penghargaan.
Melihat kesuksesan Leo Fender dengan gitar badan padatnya maka Gibson Company Akhirnya kembali melihat contoh gitar Les Paul dan mendisainnya ulang. Pada tahun 1952 diputuskan untuk memproduksi gitar badan padat dan menjadi suatu standar industri. Walaupun inspirasinya datang dari Les Paul gitar Gibson yang sekarang kita kenal dinamai menurut nama perusahaannya.
Pada tahun 1961 Ted McCarty memperkenalkan ES-335 suatu gitar semi-hollow yaitu gabungan antara gitar berongga dan gitar badan padat. Dengan cepat gitar ini menjadi populer digunakan para gitaris-gitaris jazz diantaranya adalah BB King dan Chuck Berry.
Gibson dan Fender adalah perusahaan pembuat gitar yang telah berjasa mengembangkan instrumen ini khususnya gitar listrik dengan disain-disain yang futuristik. Keduanya sudah menjadi standar gitar bagi para musisi, seperti sekarang kita mengenal Gibson SG atau Fender Stratocaster.Setelah kedua perusahaan tersebut telah berhasil mengembangkan gitar listrik, maka mulailah banyak bermunculan perusahaan-perusahaan lain yang memproduksi gitar listrik sampai sekarang.
Di Bawah Bayang-Bayang Fatu Nausus
Di Bawah Bayang-Bayang Fatu Nausus
di lereng Fatu Naususperempuan setengah uzur itu duduk
air matanya mengguyur dagu
meratapi isi tanahnya yang sudah habis,
dirampas oleh para korporasi
dipanggilnya tiga batu tungku: suku Mollo, Amanuban, Amanatun
sambil menghadap ke puncak Fatu Nausus,
berkatalah perempuan tua itu:
“Ya BUMI Di-Bawah, LANGIT Di-Atas,
kepada para perampas, tak’an kami doakan kualat,
tapi kalaulah itu kehendakMu, terjadilah!”
lalu digandengnya tangan tiga batu tungku,
mulutnya komat-kamit melafalkan ritual warisan leluhur,
diambilnya sebuah batu mangan,
sambil menengadah ke puncak Fatu Nausus, dia berkata:
“lihatlah! inilah batu hitam mangan; ini kita punya tulang”
kemudian, digenggamnya sebongkah tanah hitam, sambil berkata:
“lihatlah! inilah tanah; inilah daging yang ada di kita punya badan”
dan kepada air yang dipegangnya di dalam sebuah rantang, dia berkata:
“lihatlah! inilah air, ini kita punya darah”
setelah semuanya itu diucapkan,
berkatalah perempuan tua itu sambil mengatupkan kedua tangannya di dada:
“ingatlah! lakukanlah ritual ini sebagai memori sejarah,
agar JANGAN SEKALI-KALI tanah ini dijarah oleh para penambang”
begitulah, memori sejarah tertancap
di batin terdalam dari tiga tonggak batu
disaksikan bayang-bayang Fatu Nausus
agar seluruh suku senantiasa bertekuk lutut, seraya berucap:
“semoga ALLAH kami tidak tidur”
Langganan:
Komentar (Atom)


